Hukum Qurban ,Wajib Atau Sunnah ?


SEPUTARISLAM.ID

Qurban bisa didefenisikan sebagai penyembelihan hewan ternak tepat pada hari raya idul adha (10 -13 Dzulhijjah) sampai akhir hari-tasyrik dengan tujuan taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah.Berkurban merupakan wujud rasa syukur kita atas nikmat dan karunian allah dan banyak sekali manfaat dari berkurban Baik didunia maupun di akhirat


Dengan berqurban dari menyembeli hingga membagikan daging kurban kita dapat meningkatkan rasa solidaritas antar sesama muslim. Qurban merupakan salah satu syariat agama islam yang berdasarkan dalil al qur'an 
Maka shalatlah karena Rabbmu dan sembelihlah qurban!? (QS. Al Kautsar: 2)

Dan berdasar hadis nabi yang diambil dalam kita shahi bukhari dan shahi muslim dari annas bin malik :
Rasulullah SAW berqurban dengan dua ekor kambing kibasy yang berpenampilan sempurna. Beliau sembeli sendiri dengan tangannya. Beliau membaca bismillah, bertakbir dan meletakkan salah satu kaki beliau pada lambung kambing tersebut.? (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun terjadi perbedan pandangan ulama tentang hukum qurban,Menurut mazhab hanafi hukum qurban itu wajib,Sedangkan menurut 3 mazhab:Imam Maliki,Imam Syafii dan imam Hambali hukumnya Sunnah Muaakad

Terjadi perbedaan pendapat antara para ulama mazhab, karna mayoritas penduduk indonesia mengikuti mazhab syafii maka hukum qurban adalah sunnah muaakad,tapi jika ada yang mengatkan bahwan hukum qurban yaitu wajib berarti saudara kita itu memegang pendapat imam hanafi

Syarat Hewan Yang Diqurbankan

Hewan yang dikurbankan adalah unta, sapi dan kambing dan hendaklah telah berumur minimal: 
  • Unta 5 tahun, 
  • Sapi 2 tahun
  • Kambing 1 tahun. 
  • hewan tidak cacat
  • Para alim/Ulama Sepakat membolehkan kambing kibas (domba) yang telah berumur 6 bulan asal gemuk dan sehat.


Waktu Penyembelihan

Waktu penyembelihan dimulai setelah shalat Idul Adha usai (10 Dzulhijjah) dan berakhir saat tenggelam Matahari akhir hari Tasyriq (13 Dzulhijjah).

Sebagaimana Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : Siapa yang menyembelih sebelum shalat (ied) maka sesungguhnya ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan siapa menyembelih setelah shalat dan khutbah idul adha maka sungguh ia telah menyempurnakan qurbannya dan sesuai dengan sunnah. 
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dibalik perbedaan pendapat ulama tentang hukum kurban ada baiknya kita berlapangan dada jangan saling menyalahkan satu sama lain, semoga kita di hari raya idul adha ini kita menjadi semakin mendekat kepada Allah SWT

0 Response to "Hukum Qurban ,Wajib Atau Sunnah ?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel